welcome :)

Go Green Indonesia

Wednesday, May 19, 2010



Go Green Indonesia adalah sebuah blog yang isinya lebih memfokuskan kepada bahaya Pemanasan Global yang kini menjadi isu hangat di kalangan masyarakat.

Go Green Indonesia dibentuk pada 8 Februari 2008 oleh dua remaja Indonesia; Lalla Pratami (yang saat itu berumur 18 tahun) dan Melinda (yang saat itu berumur 15 tahun). Dengan semangat untuk menghijaukan Indonesia, mereka berinisiatif untuk menyebarkan bahaya ini dan mengingatkan manusia khususnya masyarakat Indonesia.

Tujuan Go Green Indonesia
- Menghijaukan Indonesia
- Menyebarluaskan masalah pemanasan global ke seluruh Indonesia
- Meningkatkan antusias masyarakat Indonesia tentang isu pemanasan global
- Mengajak semua masyarakat Indonesia untuk hidup lebih hijau

manfaat blog untuk pendidikan

Wednesday, April 28, 2010

atas perintah atasan kami , postingan kali ini juga agak menyimpang dari tema kami yang sebenernya . tapi , tak ape lahh

Tujuan :
Secara umum pendidikan kecakapan hidup bertujuan memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi manusiawi peserta didik untuk menghadapi perannya di masa datang. Secara khusus pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup bertujuan untuk:

1. mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan problema yang dihadapi;
2. merancang pendidikan agar fungsional bagi kehidupan peserta didik dalam menghadapi kehidupannya di masa datang;
3. memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang fleksibel, sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas, dan;
4. mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya di lingkungan sekolah, dengan memberi peluang pemanfaatan sumberdaya yang ada di masyarakat, sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah.

Manfaat :

Secara umum manfaat pendidikan berorientasi pada kecakapan hidup bagi peserta didik adalah sebagai bekal dalam menghadapi dan memecahkan problema hidup dan kehidupan, baik sebagai pribadi yang mandiri, warga masyarakat, maupun sebagai warga negara. Jika hal itu dapat dicapai, maka faktor ketergantungan terhadap lapangan pekerjaan yang sudah ada dapat diturunkan, yang berarti produktivitas nasional akan meningkat secara bertahap.

spesial hari Kartini kali yaaa

berhubung kemaren baru hari kartini , niih kita tampilin sedikit dari kartini . maap-maap yaaa kalo telatt .. --





R.A. Kartini

Lahir 21 April 1879 Jepara, Jawa Tengah, Indonesia
Meninggal 17 September 1904 (umur 25)
Nama Panggilan Raden Ayu Kartini
Dikenal karena Emansipasi wanita
Agama Islam
Pasangan R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.


Kartini bersama suaminya, R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat (1903).
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918.
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, R.M. Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Komunitas blogger

Wednesday, April 7, 2010

Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan SMA, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat(kopdar) atau ketemuan di dunia nyata..
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut. Silakan teman-teman masuk saja ke web masing-masing komunitas tersebut untuk mendapatkan informasi cara bergabung di sana

+ Komunitas Blogger Daerah +

* Aceh – Aceh Blogger Community
* Bali – BBC
* Bandung – Batagor
* Bandung – BBV
* Banjarbaru – Banjarbaru Blogger Community
* Banten – Komunitas Blogger Banten
* Batam – Batam Blogger Community
* Bekasi – bloggerbekasi.com
* Bogor – blogor.org
* Cirebon – Blogger Cirebon
* Depok – deBlogger
* Garut – Blogger Garut
* Gorontalo – Tumbilotohe
* Jakarta – Bunderan HI
* Jakarta – Kopdar Jakarta
* Jogjakarta – Angkringan Jogja
* Jogjakarta – CahAndong
* Kab. Kuantan Singingi Riau – Kuansing Blogger Community
* Kalimantan Barat – Borneo Blogger Community
* Kalimantan Selatan – Kayuh Baimbai
* Kalimantan Timur – Kaltim Bloggers United
* Kalimantan Timur – Mahakam
* Ketapang Kalimantan Barat – Kayong Blogger
* Lampung – Seruit
* Makassar – Anging Mammiri
* Malang – Blogger Ngalam
* Mojokerto – Blogger Mojokerto
* Ngawi: Kota Ngawi
* Padang – Palanta
* Palembang – Wong Kito
* Palu – Nosarara
* Ponorogo – Kotareyog
* Semarang – Loenpia
* Serang – Serang Photo Blog
* Solo – Bengawan
* Sorowako – Baris Kroni Blogger Dengen
* Subang – Komunitas Blogger Subang
* Sumatera Utara – BloggerSUMUT
* Surabaya – Tugu Pahlawan
* Tangerang – KBBC
* Wonogiri – BloWn




sekian postingan kali ini...
makasih yaaaa...:)

Sepeda Onthel

Wednesday, February 24, 2010

Postingan kami yang terakir niii. hiks, tenang, kita bakal balik lagi dengan tema baruuuu. jiaaahhhhh..............









Sepeda Onthel atau juga terkadang disebut sebagai sepeda unta, sepeda kebo, atau pit pancal adalah sepeda standar dengan ban ukuran 28 inchi yang biasa digunakan oleh masyarakat perkotaan sampai tahun 1970-an. Berbagai macam merek sepeda onthel beredar di pasar Indonesia, pada segmen premium terdapat merek Fongers dan Gazelle, kemudian segmen dibawahnya diisi oleh beberapa merek terkenal seperti Simplex, Burgers, Raleigh, Humber, Rudge, Batavus, Phillips. Sepeda ini mempunyai klasifikasi gender yang tegas antara sepeda pria dan sepeda wanita, kemudian memiliki 3 varian ukuran rangka standar yakni 57, 61 dan 66 cm.
Kemudian pada tahun 1970-an keberadaan sepeda onthel mulai digeser oleh sepeda jengki yang berukuran lebih kompak baik dari ukuran tinggi maupun panjangnya dan tidak dibedakan desainnya untuk pengendara pria atau wanita. Waktu itu sepeda jengki yang cukup populer adalah merek Phoenix dari China. Selanjutnya, Sepeda jengki pada tahun 1980-an juga mulai tergeser oleh sepeda MTB sampai sekarang.
Sepeda Onthel kemudian secara perlahan lebih banyak digunakan oleh masyarakat pedesaan sampai sekarang. Akhirnya ketika sepeda onthel karena usianya dan kelangkaan, telah berubah menjadi barang antik dan unik, maka mulailah situasi berbalik. Sepeda onthel yang dulunya terbuang, sekarang pada tahun 2000-an justru diburu kembali oleh semua kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa sampai pejabat. Orang Jawa mengatakan inilah "wolak-waliking jaman".
Keranjingan masyarakat terhadap sepeda onthel adalah tepat bersamaan dengan berkembangnya ancaman global warming. Bisa jadi ketika, BBM semakin mahal dan polusi udara semakin tidak terkendali, komunitas sepeda onthel akan menjadi salah satu garda terdepan untuk mensosialisasikan kembali pentingnya naik sepeda. Sepeda yang dulunya dianggap kuno dan udik, barangkali akan kembali menjadi alat transportasi utama di masa mendatang. Selamat menikmati.

Komunitas Tangan di Atas




Beberapa waktu lalu, kita telah membahas tentang pentingnya menginjeksikan spirit kesaudagaran manakala sebuah bangsa hendak melenting menuju ranah kemakmuran. Narasi tentang kemonceran sebuah negeri dengan kata lain selalu dibentangkan oleh kisah heroisme barisan para entrepreneurnya.
Sayang, seperti yang pernah saya tulis disini, masih banyak ikhtiar yang perlu dirajut untuk bisa membentangkan benih-benih kemandirian ekonomi itu dalam keseharian masyarakat kita. Beruntung kini banyak anggota masyarakat yang dengan penuh kegairahan mencoba menegakkan kembali spirit entrepeneurship itu. Salah satunya adalah sebuah komunitas yang heroik nan penuh gairah bernama Tangan Di Atas – sebuah komunitas yang ingin menegakkan sebuah mimpi tentang terciptanya an entrepreneur nation.
Nama Tangan Di Atas sendiri diracik lantaran para anggotanya berniat untuk menjadi insan yang memiliki tangan diatas – maksudnya ingin menjadi insan yang senantiasa bisa menciptakan dan memberikan pekerjaan bagi sesama; dan tidak selamanya menjadi TDB (tangan dibawah) – maksudnya setiap bulan masih menerima gaji. TDA juga berarti ingin menjadi insan yang mandiri secara ekonomi dan finansial; dan pada ujungnya senantiasa ingin menjadi insan yang bisa menebarkan rahmat dan kemuliaan bagi sesama.
TDA sendiri lahir lantaran sebuah blog yang diasuh oleh anak muda progresif bernama Roni Yuzirman. Melalui beragam tulisan di blognya tentang entrepreneurship dan bisnis, ia memprovokasi dan menginspirasi pembacanya untuk berani mengambil tindakan menjadi insan-insan mandiri. Only Inspired Action Brings You Closer To Your Dreams, begitu semboyan yang selalu ia suarakan dengan penuh kegairahan.
Demikianlah, melalui interaksi antara dia dengan segenap pembacanya lalu terbentuklah Komunitas Tangan Di Atas pada tahun 2006 lalu. Kini, komunitas ini telah memiliki anggota lebih dari 2000-an orang dan tersebar di segenap penjuru Nusantara; dan banyak diantaranya masih berstatus karyawan yang ingin belajar dan berniat menjalankan bisnis sendiri.
Sampai saat ini Roni sendiri tetap rajin mengupdate isi blognya. Tulisannya asyik untuk dibaca, tangkas dan cergas. Saya nyaris tak pernah melawatkan isi postingannya. Sebab disana saya selalu bisa menemukan buih-buih pembalajaran yang kaya nuansa, bijak dan juga inspiratif (thanks Ron for your insightful blog !!).
Melalui serangkaian program yang digelar secara rutin – baik melalui media online ataupun offline, komunitas TDA tampaknya telah berhasil menumbuhkan para entrepreneur muda yang terus dengan gigih menjalankan roda usahanya. Begitulah, disitu kita kita bisa mendengar kisah tentang seorang star employee di perusahaan mutinasional Pfizer yang memutuskan untuk resign, dan kemudian memilih menjadi juragan batik online. Juga tentang seorang asisten manajer muda usia di Astra yang mantap mengundurkan diri, dan kemudian memilih menjadi saudagar selimut yang kini kian menjulang bisnisnya. Atau juga seorang ibu muda elegan nan rupawan yang memutuskan untuk pindah kuadran, dan kemudian menekuni bisnis kaos yang terus berkibar-kibar.
Setiap tahun TDA melakukan semacam annual conference. Mereka menyebutnya Milad TDA. Tahun ini miladnya akan diselenggarakan pada tanggal 28 Feb – 1 Maret mendatang. Selama dua hari itu, kita akan disuguhi beragam sesi pembelajaran yang spektakuler, mulai tentang strategi bisnis oleh pakar dari MarkPlus, sesi motivasi oleh sang guru Tung Desem Waringin, hingga pelajaran leadership oleh sang pengarang buku Kubik Leadership yang fenomenal itu. Biayanya cuma Rp 400 ribu, sebuah harga yang murah untuk sesi seminar selama dua hari dengan para pembicara yang bermutu unggul. Saya sendiri memutuskan untuk ikut hadir dalam Milad itu : mencoba merengkuh beragam pengetahuan dan ketrampilan yang kiranya sangat bermanfaat. Jika Anda kebetulan ada waktu dan menginginkan ikut hadir, Anda bisa mendaftar DISINI.
Komunitas TDA dengan beragam kiprahnya mungkin telah memberikan kontribusi yang berarti bagi penumbuhan iklim kemandirian ekonomi di negeri ini. Impian tentang terwujudnya an entrepreneur nation boleh jadi masih jauh, namun setidaknya sebuah langkah konkrit telah dijejakkan. Inilah sederet jejak tentang sebuah perjuangan untuk membangun rumah besar bernama kesejahteraan dan kemuliaan.

Komunitas Hacker Jogja


Ini salah satu forum hacker indonesia. saat ini menjadi forum hacker security terbesar dijogja dengan memeber mencapi 17000 member.that amazing

awal berdiri 2004 sampe sekarang masih exit dan bertambah pesat!
banyak sekali mengadakan pelatihan hacking seperti :
1. demo hacking 1 - 6,
2.seminar hacking
3. loba hacking with jogja tronik!
saat ini sedang mengadakan yogyafree demo tour 2007 ke daerah2. denger-denger bocoran dareah pertama yang akan dilangsukan acara iniadalah jambi!

punya struktur organisasi sendiri dengan banyak divisi.

Komunitas Blackberry Indonesia




Sudah sekitar tiga tahun silam, perangkat canggih Blackberry begitu dikenal akrab dalam genggaman para profesional dan pebisnis di tanah air. Piranti komunikasi yang ditawarkan Research In Motion (RIM), memberikan layanan push e-mail, atau mendorong e-mail yang kita miliki langsung ke ponsel. Yang menarik, Blackberry pun akhirnya menjadi bagian dari gaya hidup kebanyak orang yang ingin menikmati digitalisasi untuk memudahkan pekerjaan dan menyenangkan kehidupan ini.
Di Indonesia, sejauh ini tercatat tidak kurang dari 15.000 pelanggan Blackberry. Berawal dari hobi, sebagian dari mereka akhirnya membentuk komunitas Blackberry Indonesia. Sebagai paguyuban, keberadaan komunitas Blackberry Indonesia selain menjadi ajang sharing pengalaman melalui miling list, anggotanya yang kini berjumlah sekitar 1.000 orang itu juga sering melakukan gathering di mal atau cafe untuk sekedar bertukar informasi, hingga aktivitas bakti sosial.

Vespa Indonesia Online (VIO)

Wednesday, February 10, 2010



halooo semuaaaa.. ini postingan kami yang pertama lhoo. jadi mangap mangap aja ya kalo banyak kekurangannya. selamet menikmatiiiiii...

Vespa Indonesia Online, didaulat untuk menjadi wakil dari komunitas, club, penggemar Vespa.
Pada Acara U Mild U Bikers Festrack 2009.

VIO Menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan vespa kepada penggemar otomotif.

Ternyata banyak para pengunjung yang antusias dengan kehadiran VIO, pada event ini.
Memperkenalkan kepada khalayak umum, bahwa vespa di Indonesia juga patut di banggakan.
baik dari segi kendaraannya, sejarahnya, maupun para pengemarnya, yang terkenal dengan semangat tolong menolong
dijalan.

Semoga di kemudian hari, simpatisan maupun para penggemar vespa ( scooterist ).
Semakin SOLID.

makasi mau buka blog kamiiiii... datang lagi yaaaaaa :)